SHALAT

SHALAT 

Pengertian shalat

Shalat adalah rukun-rukun yang khusus dan bacaan -bacaan tertentu dengan ikatan waktu yang sudah ditentukan. Dalam pengertian lain shalat adalah salah satu sarana komunikasi antara hamba dengan tuhannya sebagai bentuk ibadah yang di dalamnya merupakan amalan yang tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan yang di mulai dari takbiratul ikhram dan diakhiri dengan salam. Shalat memiliki kedudukan tertinggi diantaranya ibadah-ibadah lainnya, bahkan kedudukan terpenting dalam islam yang tak tertandingi oleh ibadah lain.

A.      Dasar hukum shalat

Hukum shalat adalah wajib aini dalam arti kewajiban yang ditunjukan kepada setiap orang yang telah dikenai beban hukum (mukallaf) dan tidak lepas kewajiban seseorang dalam shalat kecuali bila telah dilakukan sendiri sesuai dengan ketentuannya dan tidak dapat diwakilkan pelaksanaannya.

B.      Macam- macam shalat fardhu

1.       Shalat zhuhur

2.       Shalat ashar

3.       Shalat magrib

4.       Shalat isya

5.       Shalat shubuh

C.      Syarat wajib shalat

1.       Beragama islam

2.       Sudah baligh dan berakal

3.       Suci dari hadas dan najis

4.       Mampu melaksanakan

5.       Telah sampai dakwah (perinah rasulullah saw. Kepadanya.

D.      Rukun shalat

1.       Niat mengerjakan shalat

2.       Berdiri bagi yang mampu untuk shalat fardhu

3.       Takbiratul ikhram

4.       Membaca surat al-fatihah

5.       Rukuk dengan tumakninah

6.       Iktidal thumaninah

7.       Sujud dua kali dengan thumaninah

8.       Duduk diantara dua sujud dengan thumaninah

9.       Duduk akhir

10.   Membaca tasyahud akhir

11.   Membaca shalawat nabi pada tasyahud akhir

12.   Salam

13.   Tertib (berurutan mengerjakan rukun-rukun tersebut)

E.       Hal-hal yang membatalkan shalat

·         Meninggalkan salah satu rukun shalat dengan sengaja

Apabila ada salah satu rukun shalat yang dikerjakan dengan sengaja maka shalat itu menjadi batal dengan sendirinya.

·         Berhadas

Bila seseorang mengalami hadas besar atau kecil, maka batal pula shalatnya. Bila terjadi tanpa sengaja atau tidak sadar.

·         Terkena najis baik badan, pakaian atau tempat shalat

Bila seseorang yang shalat terkena benda najis, maka secara langsung shalatnya menjadi batal.

·         Dengan sengaja berbicara yang bukan untuk memashlatan shalat

Berbicara dengan sengaja yang dimaksud adalah bukan nya dalam bacaan-bacaan alquran, dzikir dan doa namun pembicaraan yang dilakukan oleh setiap manusia dalam kehidupan sehari-hari.

·         Terbuka auratnya

Bila seseorang yang sedang melakukan shalat tiba-tiba terbuka auratnya secara sengaja, maka shalatnya otomatis batal, baik dilakukan dalam waktu yang singkat maupun terbuka dalam waktu yang lama.

·         Mengubah niat, misalnya ingin memutuskan shalatnya

Seseorang yang sedang shalat lalu tiba-tiba terbetik niat untuk tidak shalat di dalam hatinya. Maka shalatnya itu di anggap batal.

·         Banyak bergerak

Gerakan yang banyak yang berulang-ulang terus dan bukan merupakan Gerakan yang terdapat dalam shalat.

·         Membelakangi kiblat

Bila seseorang shalat dengan membelakangi kiblat dengan sengaja atau di dalam shalatnya melakukan Gerakan sehingga badannya bergeser arah hingga membelakangi kiblat, maka shalatnya itu batal dengan sendirinya.

·         Tertawa sampai tertawanya terdengar orang lain

Maksudnya adalah tertawa yang sampai mengeluarkan suara, Adapun bila sebatas tersenyum, belumlah sampai batal shalatnya.

·         Mendahului imam dalam dua rukun shalat, apalagi lebih

bila seseorang makmum melakukan Gerakan mendahului imam seperti bangun dari sujud, maka shalatnya batal.

·         Murtad, keluar dari agama islam.

Orang yang sedang melakukan shalat, lalu tiba-tiba murtad, maka batal shalatnya.

F.       Hukum dan ancaman meninggalkan shalat

Islam telah menekan kan dan menjelaskan dengan jelas dan gamblang segala hal yang berkenaan dengan tata aturan kehidupan manusia. Hal mana yang harus dilakukan dan dikerjakan dan hal mana yang harus dijauhi dan ditinggalkan. Sedangkan shalat memiki Batasan tersendiri bagi mereka yang meninggalkannya. Meninggalkan shalat karena ingkar adalah kafir dan keluar dari agama islam, berdasarkan ijma (kesepakatan) ulama kaum muslimin.

Komentar